Bukan Karena Tilang, Pria Ini Hampiri Polisi Sambil Tertunduk Malu Karena Kehabisan Ongkos Pulang Kisah Haru di Pos Bitung: Saat Habis Ongkos Jadi Jalan Temukan Penolong Di tengah hiruk-pikuk arus balik Lebaran yang melelahkan, terselip sebuah kisah humanis yang terjadi di Pos Pelayanan Bitung. Bukan tentang pelanggaran lalu lintas atau kemacetan panjang, melainkan tentang seorang pria yang terpaksa menahan langkahnya karena dompet yang tak lagi berisi. [embed]https://www.youtube.com/shorts/3TC6sJvCEDk[/embed] Terhenti di Tengah Jalan Bagi banyak pemudik, perjalanan pulang ke rumah adalah fase akhir yang dinanti. Namun, bagi pria ini, perjalanan tersebut terasa begitu berat ketika ia menyadari bahwa simpanan uangnya telah habis sebelum sampai ke tujuan. Di bawah terik matahari dan kepulan asap kendaraan, ia memberanikan diri menghampiri jajaran Satlantas Polres Tangerang Selatan yang sedang berjaga. Rasa lelah dan bingung terpancar dari wajahnya saat menjelaskan kondisinya kepada petugas: ia kehabisan ongkos untuk melanjutkan sisa perjalanan. Respon Cepat dari Balik Seragam Mendengar keluh kesah sang pemudik, petugas kepolisian di Pos Pelayanan Bitung tidak tinggal diam. Tanpa proses birokrasi yang rumit atau tatapan menghakimi, empati langsung mengambil alih. Para anggota Satlantas dengan sigap melakukan aksi nyata: Memberikan Bantuan Finansial: Menutupi kekurangan biaya perjalanan yang dibutuhkan. Pendampingan Langsung: Tidak hanya memberi uang, petugas juga memastikan sang pemudik mendapatkan transportasi yang tepat. Pengawalan Aman: Memastikan pria tersebut naik ke kendaraan yang akan membawanya pulang hingga sampai ke tujuan dengan selamat. Lebih dari Sekadar Penjaga Jalan Aksi ini membuktikan bahwa kehadiran polisi di tengah arus mudik dan balik bukan sekadar untuk mengatur aspal dan roda, melainkan juga untuk menjadi sandaran bagi masyarakat yang sedang kesulitan. "Kepedulian adalah bahasa yang dipahami semua orang. Di saat lelah melanda para pemudik, bantuan sekecil apa pun bisa menjadi harapan besar bagi mereka untuk kembali berkumpul dengan keluarga." Kisah di Pos Bitung ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam tegas, ada hati yang siap melayani. Sebuah akhir yang manis bagi perjalanan panjang sang pemudik, dan sebuah catatan prestasi humanis bagi Polres Tangerang Selatan.   https://indonesianewstoday.id/bukan-karena-tilang-pria-ini-hampiri-polisi-sambil-tertunduk-malu-karena-kehabisan-ongkos-pulang/?feed_id=68708&_unique_id=69c8cd8d78b67